Tugas Pertemuan 4 Ilmua Alamiah Dasar dan Matematika
Buatlah contoh kasus teknologi yang sudah
diterapkan dibawah ini di kehidupan nyata pada bidang berikut (pilihlah 5
bidang).
1.
Industri
2.
Transportasi
3.
Pendidikan
4.
Kesehatan
5.
Komunikasi
6.
Ekonomi
7.
Pertahanan dan Keamanan
8.
Kesenian dan Kebudayaan
1.
Bidang
Pertahanan dan Keamanan (CCTV)
Keberadaan kamera CCTV saat ini memang sudah cukup
banyak, bahkan hampir semua tempat perbelanjaan umum, ataupun tempat tertentu
yang menggunakan kamera tersebut untuk membantu keamanan.
Closed Circuit Television atau yang sering dikenal
dengan sebutan CCTV ini merupakan perangkat kamera video
digital yang sering dipakai untuk pengiriman sinyal
pada layar monitor pada suatu ruangan. Dengan adanya CCTV maka
pengguna bisa memantau situasi amupun kondisi di tempat tertentu,
hal inilah yang banyak membantu mereka untuk mengungkap tindak
kejahatan. Kebanyakan yang menggunakan CCTV adalah perusahaan
yang menginginkan tempatnya aman dari gangguan pencuri atau kejahatan
lainnya.
Beberapa tempat yang sering menggunakan CCTV
diantaranya adalah mall, bank, hotel, gudang militer,
pabrik, bandara udara, ataupun di rumah pribadi. CCTV
juga bisa digunakan untuk rumah pribadi, pada umumnya jika rumah tersebut
memiliki aset yang berharga dan sering ditinggal pergi oleh si pemilik rumah.
Keberadaan CCTV memang menguntungkan, namun disisi lain CCTV juga
merugikan pihak tertentu. Pada umumnya, sistem kamera pada CCTV
digital bisa dioperasikan bahkan juga bisa dikontrol dengan
menggunakan komputer pribadi maupun seluler. Jika memasang CCTV
maka bisa memonitor CCTV tersebut dimana saja dan kapan saja selama ada
jaringan internet ataupun akses GPRS. Untuk membuat sistem pada CCRV
yang sangat sederhana maka harus menggunakan beberapa
peralatan yang dibutuhkan.
Beberapa kelebihan CCTV yaitu:
1.
Mengurangi
dan mencegah tindak kejahatan
Kamera CCTV yang dipasang pada
swalayan atau mall, pada bank dan temapt lainnya bisa
mencegah tindak kejahatan yang akan dilakukan oleh seseorang
atuapun sekelompok orang. Toko atau tempat yang telah
terpasang oleh CCTV, hal ini akan jauh lebih aman dari tindak
kejahatan, orang akan berpikir lagi ketika akan melancarkan aksi jahatnya
pada tempat tersebut. Jika Anda memasang CCTV pada kantor atau
toko, semua karyawan akan bersikap dan bekerja baik karena mereka
terus-menerus merasa diawasi dan dipantai setiap geraknya sekalipun pemilik
toko atau kantor tidak ditempat.
2.
Sebagai bukti tindak
kejahatan
Banyak tindak kejahatan baik
pencurian, perampokan maupun pembunuhan yang terungkap dengan keberadaan
CCTV. Kamera CCTV akan memudahkan jika terjadi
investigasi terhadap tindak kejahatan maupun jika terjadi perbedaan
pendapat antara pelaku dan korban. Dengan adanya CCTV tersebut maka
antara pelaku dan korban bisa melihat mana yang salah dan mana yang benar.
3.
Membantu etos kerja
karyawan yang baik
Banyak pengusaha yang menggunakan
CCTV untuk memantau karyawannya di kantor karena mereka tidak bisa
memantau langsung karyawan-karyawannya. Dengan CCTV mau tak mau
karyawan akan bekerja lebih giat sehingga tidak ada kesempatan
untuk bermalas-malasan di kantor atau bahkan keluar dari kantor
sebelum jam pulang.
4.
Untuk
sekolah, mencegah siswa mencotek
Kata mencotek, tidak pernah menjadi hal
yang baru, dengan adanya CCTV ini maka para siswa akan menjadi siswa yang jujur
dalam mengerjakan soal ketika sedang ujian. Bahkan dengan adanya CCTV ini,
dapat membuat para siswa lebih tertib dalam kelas.
Namun, dibalik keuntungan penggunaan
CCTV tersebut, terdapat juga kekurangan yang terdapat pada
CCTV. Kekurangan CCTV diantaranya adalah kemampuannya yang terbatas,
kamera CCTV bisa dimanipulasi hanya dengan menutup alat perekam
atau menutup lensa dengan benda yang bisa membuatnya tidak
berfungsi untuk memonitor suatu tempat. Kadang dengan
menempelkan rekaman CCTV secara berulang, hal ini
bisa mengelabuhi pengawas CCTV sehingga dianggap tidak
terjadi masalah. Kekurangan pada CCTV lainnya bisa terjadi jika
kamera diposisikan dalam keadaan salah. Kesalahan posisi kamera bisa
menyebabkan hasil rekaman CCTV menjadi tidak sempurna. Dengan
kekurangan dan kelebihan dari CCTV tersebut Anda bisa mempertimbangkan
hal terbaik saat akan menggunakan CCTV.
Adapun teknologi CCTV
yang canggih,dan sudah ditingkatkan kemampuannya, CCTV ini tercipta di Jepang. Namanya
Omron Family Eye.
Berbeda dengan kamera CCTV biasa, Omron
Family Eye ini dirancang tidak hanya untuk mengawasi saja, tetapi juga dapat
mengenali ekspresi wajah. Alat satu ini dapat mendeteksi apakah si pengguna
sedang sedih, sakit atau bahagia. Selain itu, kamera ini juga mampu mengetahui
keadaan suhu tubuh para penghuni. Kamera ini juga didesain agar tidak terlihat
seperti kamera keamanan.
2.
Bidang
Komunikasi (Sistem Operasi Handphone yang Bisa Mengakses segalanya)
Pertama
kali handphone tercipta, ia hanya berguna untuk mengirim pesan dan untuk
melakukan panggilan jarak jauh saja. Akan tetapi seiring berkembangnya zaman,
kemampuan handphone pun ikut ditingkatkan.
Hanphone
ditingkatkan dari segi hardware dan software.

Dari
handphone yang berkeyboard A,B,C hingga akhirnya muncul Handphone berkeyboard
QWERTY dan jaman sekarang sebagai masyarakat dunia menggunakan handphone dengan
fitur touchscreen dan kegunaannya pun meningkat, handphone jaman sekarang dapat
mengakses:
-
Keuangan (Mobile Banking)
-
Belanja (Online Shop)
-
Hiburan (Youtube, Streaming acara TV)
-
Radio
-
Video Call
-
Games beresolusi tinggi
-
Berita
-
Laporan kesehatan
-
Pekerjaan
Dan
masih banyak lagi yang bisa diakses hanya dari handphone sekarang, seperti
adanya phone wallet seperti aplikasi
dana, sehingga tak perlu lagi bawa uang tunai.
3.
Bidang
Industri (Teknologi Industri
Manufaktur di Indonesia Sudah Uzur)
JAKARTA,
KOMPAS - Teknologi yang digunakan industri manufaktur di Indonesia sebagian
besar sudah tua, bahkan banyak yang telah berumur 40 tahun. Kondisi tersebut
mengakibatkan tidak efisiennya penggunaan energi. Penggunaan energi untuk
memproduksi 1 ton produk di Indonesia disebutkan lebih besar dibandingkan
standar praktik terbaik penggunaan energi dunia.
Demikian
ditegaskan Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun saat menerima
kunjungan Gubernur Osaka, Jepang, Ichiro Matsui beserta delegasi di kantor
Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (17/2). Kunjungan ini berkaitan
dengan kerja sama antara Prefektur Osaka, Jepang, dan Pemerintah Indonesia di
bidang penggunaan teknologi hemat energi dan pemanfaatan energi baru terbarukan
yang sangat potensial dikembangkan. Ini menimbang potensi industri Osaka dan
kebutuhan industri nasional. Alex mencontohkan, Indonesia membutuhkan energi
hingga 650 kilowatt hour (kWh) untuk memproduksi 1 ton baja. Padahal, untuk
memproduksi baja dengan tonase sama, industri sejenis di Jepang hanya butuh 350
kWh.
Alex
berharap kunjungan Gubernur Osaka beserta delegasi dapat mempererat jaringan
kerja di antara pemerintah. Selanjutnya, diharapkan kondisi ini diikuti dengan
peningkatan hubungan bisnis di antara pelaku industri. Pada konferensi pers di
Hotel Millennium, Jakarta, Ichiro Matsui mengatakan bahwa teknologi hemat
energi dan ramah lingkungan yang dikembangkan industri di Osaka telah banyak
diterapkan di penjuru dunia."Kami berharap teknologi ini pun dapat
diterapkan di Indonesia. Perusahaan Jepang dan Indonesia dapat saling menjalin
kerja sama di bidang bisnis," kata Matsui.
Ia
menuturkan, kerja sama bisnis kedua belah pihak dapat dijalin secara bertahap.
"Tahap pertama kami memperkenalkan teknologi yang dikembangkan perusahaan
Jepang tersebut," katanya.Tahap selanjutnya diharapkan teknologi hemat
energi tersebut dapat diterapkan di fasilitas umum ataupun instansi dan lembaga
pemerintah. Pada tahap ketiga sektor swasta yang menjalin hubungan bisnis."Apakah
bentuknya sebatas hubungan perdagangan atau investasi itu yang nantinya akan
diputuskan masing-masing perusahaan," kata Matsui yang disertai perwakilan
11 industrialis Osaka dalam delegasi yang dibawanya ke Jakarta.
Kesebelas
industri Osaka tersebut bergerak di dalam bidang energi baru dan terbarukan,
ataupun teknologi hemat energi. Apabila dimungkinkan, Matsui pun berharap
perusahaan-perusahaan tersebut juga dapat berinvestasi di Indonesia. (CAS)
(Sumber: Kompas)
4.
Bidang
Kesenian dan Kebudayaan (AxiDraw 3D)
Membuat
sebuah alat teknologi yang memiliki kecanggihan tentu sudah tak asing lagi saat
ini. Beragam inovasi baru mengenai teknologi sudah banyak bermunculan.
Salah
satunya adalah mesin yang digarap oleh Evil Mad Scientist Laboratories dan juga
Lindsay Wilson of IJ Instruments Ltd. ini.
AxiDraw
V3 adalah sebuah perangkat yang begitu sederhana namun modernyang dapat kalian
gunakan untuk menulis bahkan menggambar.
Alat
ini mampu menulis dengan pena, spidol permanen, dan berbagai tulisan lainnya
yang dapat diwujudkan melalui sebuah aplikasi.
Desain
yang unik memiliki kepala tulisan yang melampaui mesin alat ini sendiri.
The
AxiDraw V3 juga telah didesain ulang dari bawah ke atas untuk kinerja yang jauh
lebih tinggi.
Mekanismenya
dari alat ini pun ditingkatkan dengan fitur roda bergulir halus pada ekstrusi
aluminium kustom yang dirancang khusus untuk kekakuan tinggi dan juga ringan.
Konstruksi
yang jauh lebih kaku juga memberikan output yang lebih halus kualitas dan
memungkinkan untuk beroperasi sampai dengan dua kali kecepatan dari AxiDraw
sebelumnya.
Mesin
ini meski terbilang kaku ternyata dapat lebih fleksibel.
Tentu
saja karena alat ini dirancang untuk melayani berbagai sehari-hari dan
menggambar khusus dan menulis kebutuhan.
Kalian
dapat menggunakannya untuk hampir semua tugas yang mungkin biasanya dilakukan
dengan menggunakan pena genggam.
Hal
ini memungkinkan kalian untuk menggunakan komputer untuk menghasilkan tulisan
yang tampaknya buatan tangan.
Bahkan
lengkap dengan penampilan yang seakan menggunakan pena nyata (bukan inkjet atau
printer laser) untuk mengatasi amplop atau menandatangani nama kalian.
Dan
alat ini bahkan melakukannya layaknya sebuah seniman yang benar-benar sempurna
dan juga tanpa lelah.
Selain
itu kalian juga dapat melihat kecanggihan alat ini yang mampu memeang pena
hingga tepat pada sudut 45 derajat.
(sumber: https://style.tribunnews.com/2016/12/14/axidraw-v3-canggih-mesin-ini-mampu-menggambar-dan-tiru-berbagai-model-tulisan-tanpa-kesulitan?page=2.
Penulis:Alfriza Genio Afida. Editor: Delta Lidina Putri)
5.
Bidang
Transportasi (Transportasi Pengirim Barang Mini Bernama Drone)
Model pengiriman produk via drone mulai diterapkan beberapa e-commerce. Meskipun belum masif, pelaku industri e-commerce melihat metode pengiriman ini cukup menjanjikan.
JD asal Tiongkok juga mulai memanfaatkan drone untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu yang diperlukan produk dari awal memesan sampai ke tangan konsumen.
Untuk membuktikannya, JD mengundang beberapa wartawan yang ikut dalam acara JD 618 di Beijing, ke salah satu pusat pengiriman drone di Tiongkok. Pihak JD menjelaskan metode pengiriman ini masih dalam tahap uji coba, yang terletak di kota Suqian, Provinsi Jiangsu.
JD asal Tiongkok juga mulai memanfaatkan drone untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu yang diperlukan produk dari awal memesan sampai ke tangan konsumen.
Untuk membuktikannya, JD mengundang beberapa wartawan yang ikut dalam acara JD 618 di Beijing, ke salah satu pusat pengiriman drone di Tiongkok. Pihak JD menjelaskan metode pengiriman ini masih dalam tahap uji coba, yang terletak di kota Suqian, Provinsi Jiangsu.
Metode pengiriman drone dari pusat pengiriman diklaim bisa menjangkau 6 desa, dengan
radius sampai 100 kilometer. Sebagian desa ini punya topografi tanah yang sulit
dijangkau oleh kendaraan darat. Oleh karena itu, pengiriman lewat drone dinilai menjadi yang paling cepat dan efisien. Dalam
kunjungan ke pusat pengiriman via drone, pihak JD juga memamerkan beberapa model drone yang telah
mereka kembangkan dan dipakai untuk pengiriman.
Pengembangan drone JD sendiri sudah dimulai sejak 2015. Setahun kemudian, mereka
mulai melakukan ujicoba pengiriman. Tidak menggunakan bahan bakar fosil, semua
rone ini menggunakan baterai untuk dayanya.
Sampai saat ini, sudah ada tujuh model drone yang dipakai. Generasi pertama hanya bisa mengangkat barang dengan bobot 5 kilogram, dan daya jelajah palig jauh 7 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.
Sampai saat ini, sudah ada tujuh model drone yang dipakai. Generasi pertama hanya bisa mengangkat barang dengan bobot 5 kilogram, dan daya jelajah palig jauh 7 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.
Dari tujuh model ini, ada drone yang sepenuhnya memanfaatkan baling-baling, ada juga yang menggunakan sayap seperti pesawat. Model dengan sayap biasanya untuk pengiriman jarak jauh, dengan radius mencapai 100 kilometer dan kecepatan hingga 100 kilometer per jam.
Versi terbaru yang dirilis pada tahun 2017 memungkinkan angkat bobot hingga 20 kilogram dan menjangkau hingga 20 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.
Dalam simulasi, drone bisa mengirim produk dalam 30 menit. Tidak langsung ke rumah
konsumen, dari pusat drone, produk diterbangkan
ke satu dropshipper, yang kemudian akan diantar langsung menggunakan sepeda
motor atau kendaraan darat lainnya.
Untuk rute penerbangan sendiri, drone harus punya beberapa titik yang harus dilalui, seperti pesawat. Pengiriman lewat drone juga bukannya tanpa aturan.
Di Tiongkok, JD menggandeng pihak pemerintah. Tahap pertama, mereka bekerja sama dengan pemerintah provinsi Shaanxi dalam membangun jaringan logistic drone, sejauh 300 kilometer. JD juga menggandeng China West Airport Group dalam menyediakan pangkalan udara khusus drone.
Sementara di Indonesia, JD.ID juga telah mulai uji coba pengiriman dengan drone pada bulan Januari tahun ini.
Uji coba terbang drone tersebut dihadiri perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang diwakili oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dan Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP), TNI AU, dan AirNav Indonesia. Untuk saat ini, pihak JD.ID menyebut pemanfaatan drone untuk mengirimkan logisitik bencana alam.
Untuk rute penerbangan sendiri, drone harus punya beberapa titik yang harus dilalui, seperti pesawat. Pengiriman lewat drone juga bukannya tanpa aturan.
Di Tiongkok, JD menggandeng pihak pemerintah. Tahap pertama, mereka bekerja sama dengan pemerintah provinsi Shaanxi dalam membangun jaringan logistic drone, sejauh 300 kilometer. JD juga menggandeng China West Airport Group dalam menyediakan pangkalan udara khusus drone.
Sementara di Indonesia, JD.ID juga telah mulai uji coba pengiriman dengan drone pada bulan Januari tahun ini.
Uji coba terbang drone tersebut dihadiri perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang diwakili oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dan Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP), TNI AU, dan AirNav Indonesia. Untuk saat ini, pihak JD.ID menyebut pemanfaatan drone untuk mengirimkan logisitik bencana alam.
(sumber: https://www.medcom.id/teknologi/news-teknologi/8kogRWOk-melihat-model-pengiriman-pakai-drone-jd.
Penulis: Mohammad Mamduh )






Comments
Post a Comment