Tulisan: Pertemuan 2



1.      Perkembang biakan secara seksual dan aseksual
a)      Pengertian perkembangan seksual aseksual beserta contohnya
Jawaban:
Reproduksi hewan dibagi menjadi 2 cara, yaitu:
a.       Seksual, Perkembang biakan seksual dapat terjadi karena hewan memiliki gamet atau sel reproduktif yang mengalami pembelahan sel dan menghasilkan sel dengan setengah jumlah kromosom, yaitu spermatozoa pada jantan dan ovum betina. Kedua sel tersebut menyatu membentuk zigot untuk membentuk individu baru.
Contoh hewan yang berkembang biak secara seksual: ikan, serangga, dan mamalia.
b.      Aseksual, Beberapa jenis hewan juga mampu melakukan reproduksi aseksual yang dapat terjadi secara parthenogenesis di mana telur dapat dibuahi tanpa melalui persetubuhan.
Contoh hewan yang berkembang biak secara aseksual: Hiu martil (a) dan Hiu Carchahinus limbatus (b) yang bisa melakukan parthenogenesis.
a)      Hiu Martil
b)      Hiu Carcharhinus Limbatus (Hiu sirip hitam)

Pada reptil, Boa constrictor mampu melakukan parthenogenesis.
2.      Geografi kehidupan
a.       Jelaskan mengenai penyebaran makhluk hidup
b.      Pembagian wilayah berdasarkan iklim
c.       Sebutkan pembagian wilayah untuk penyebaran binatang
Jawaban:
a.       Biogeografi adalah cabang dari biologi yang mempelajari tentang keanekaragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu. Cabang keilmuan ini bertujuan untuk mengungkapkan mengenai kehidupan suatu organisme dan apa yang mempengaruhinya.
Pola penyebaran spesies pada tingkatan ini dapat dijelaskan melalui gabungan faktor-faktor keturunan seperti:
-          Spesifikasi
-          Kepunahan
-          Pergeseran benua
-          Glasiasi
-          Penangkapan sungai
-          Ketersediaan sumber daya alam
Biogeografi ini adalah cabang yang menjelaskan persebaran makhluk hidup

b.      Pembagian wilayah berdasarkan iklim dibagi menjadi 4, yaitu:
1)      Iklim Tropis
Iklim tropis biasa ditemukan di daerah sekitar garis ekuator Bumi, di antara garis 23,5 derajat Lintang Utara sampai 23,5 derajat Lintang Selatan. Negara-negara beriklim tropis itu antara lain Indonesia, Malaysia, dan negara di Asia Tenggara, India, Hongkong, Arab Saudi, Brazil, Peru, negara di Amerika Tengah, Nigeria, Madagaskar, Kenya, Kongo, dll.
Iklim tropis dibagi lagi menjadi:
-          Iklim hutan hujan tropis
-          Iklim sabana tropis
-          Iklim stepa tropis
-          Iklim gurun tropis
2)      Iklim Subtropis
Berada di antara garis 23,5 derajat sampai 40 derajat Lintang Utara dan Lintang Selatan. Negara-negara beriklim subtropis antara lain Iran, Irak, Nepal, Tiongkok, Jepang, Korea Utara dan Selatan, Afrika Selatan, Mesir, Australia bagian selatan, Cile, Turki, dll.
3)      Iklim Sedang
Berada diantara garis 40 derajat sampai 60 derajat Lintang Utara dan Lintang Selatan. Negara-negara yang beriklim sedang antara lain Mongolia, Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman, Denmark, Italia, Rumania, Ukraina, dll.
Iklim sedang dibagi menjadi 4 iklim.
-          Iklim laut
-          Iklim stepa sejuk
-          Iklim gurun sejuk
-          Iklim benua lembab
4)      Iklim dingin
Biasa ditemukan di daerah yang berada di atas garis 60 derajat Lintang Utara dan Lintang Selatan. Negara-negara yang beriklim dingin, yaitu Denmark, Swedia, Norwegia, Finlandia, Rusia bagian utara, Eslandia, Kanada, dan Alaska. Suhu pada musim dingin itu sangat dingin, sedangkan suhu di musim panas itu sejuk.
c.       Persebaran binatang (fauna) di dunia
Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876).  Alfred Russel Wallace mengelompokkan pesebaran fauna di dunia menjadi 6 wilayah, yaitu:
-          Zona Australis
Wilayah ini mencakup kawasan Australia, Selandia baru, Papua, Maluku, dan pulau-pulau sekitarnya. Beberapa hewan khas wilayah ini seperti burung cendrawasih, kasuari, kakatua, dan kelompok reptil antara lain buaya, kura-kura, ular piton.
-          Zona Ethiopian
Wilayah persebarannya meliputi benua Afrika dari sebelah selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Barat. Hewan yang khas daerah ini adalah gajah afrika, badak afrika, gorilla, babon, simpanse, jerapah, mamalia padang rumput seperti zebra, antilope, kijang, singa, dan mamalia pemakan serangga yaitu trenggiling.
-          Zona Neartik
Wilayah persebarannya meliputi kawasan Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub Utara, dan Greenland. Hewan khas daerah ini adalah kalkun liar, tikus berkantung, bison, muskox, caribou, domba gunung. Di daerah ini juga terdapat beberapa jenis hewan yang ada di wilayah Paleartik seperti kelinci, kelelawar, anjing, kucing, dan bajing.
-          Zona Neotropik
Wilayah persebarannya meliputi kawasan Amerika Selatan, dan sebagian besar Meksiko. Iklim di wilayah ini sebagian besar beriklim tropis dan bagian selatan beriklim sedang. Hewan endemiknya ikan piranha dan belut listrik di sungai Amazon, Ilama di padang pasir Atacama (Peru), tapir, dan kera hidung merah. Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna vertebrata karena jenisnya yang sangat beragam dan spesifik seperti beberaa jenis monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil seperti buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.
-          Zona Asiatis
Tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Fauna Indonesia yang masuk di wilayah ini hanya di Indonesia bagian barat. Hewan yang khas ini adalah harimau, orang utan, gibon, rusa, banteng, dan badak bercula satu. Hewan lainnya adalah badak bercula dua, gajah, beruang, antilope, berbagai jenis reptil dan ikan. Ada jenis hewan yang hampir sama dengan wilayah Ethiopian antara lain kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan harimau.
-          Zona Paleartik
Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara sampai pegunungan Himalaya, kepulauan Inggris di Eropa Barat sampai Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik dan benua Afrika paling utara. Beberapa jenis fauna paleartik yang tetap bertahan di lingkungan aslinya yaitu, unta di afrika utara, binatang kutub seperti rusa, kucing kutub, beruang kutub. Binatang yang berasal dari wilayah ini antara lain, kelinci, berbagai spesies anjing, kelelawar, bajing dan kijang telah menyebar ke wilayah lain.
3.      Evolusi
a.       Jelaskan teori evolusi yang terjadi pada makhluk hidup
b.      Perbedaan perubahan pada makhluk hidup yang disebabkan oleh adanya adaptasi dan seleksi alam.
Jawaban:
a.       Evolusi berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi.
Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama, yaitu seleksi alam dan hanyutan genetik.
Walaupun perubahan yang dihasilkan oleh hanyutan genetik dan seleksi alam kecil, perubahan ini akan berakumulasi dan menyebabkan perubahan yang substansial pada organisme.
Charles Darwin, On the Origin of Species yang menjelaskan dengan detail teori evolusi melalui seleksi alam. Karya Darwin dengan segera diikuti oleh penerimaan teori evolusi dalam komunitas ilmiah. Pada tahun 1930, teori seleksi alam Darwin digabungkan dengan teori pewarisan Mendel.
Charles Darwin mengembangkan gagasan bahwa tiap-tiap spesies berkembang dari nenek moyang yang sama dan pada tahun 1838, ia menjelaskan bagaimana proses yang ia sebut sebagai seleksi alam ini dapat mengakibatkan hal ini terjadi.
Darwin menyimpulkan karena organisme menghasilkan keturunan yang lebih banyak daripada yang lingkungan dapat dukung, pastilah terdapat persaingan untuk bertahan hidup, dan hanya beberapa individu yang dapat bertahan hidup pada tiap generasi.
Darwin menyadari bahwa keberlangungan hidup tidaklah didasarkan pada kebetulan belaka. Namun, keberlangsungan hidup bergantung pada sifat-sifat tiap individu, dan sifat-sifat ini dapat membantu ataupun menghalangi keberlangsungan hidup dan reproduksi individu.
Sebenarnya evolusi sudah diperbincangkan sejak abad ke- 6 SM, hal ini dijelaskan secara rinci oleh seorang filsuf Yunani, Anaximander dan tak hanya Darwin saja yang membahas teori evolusi, terdapat Alfred Wallace dan Lamarck.
Untuk teori Lamark, terdapat Lamarckisme, yaitu suatu gagasan bahwa organisme dapat mewariskan karakteristik yang ia dapatkan selama hayatnya kepada keturunan-keturunannya. Setelah publikasi teori seleksi alam Charles Darwi, pentingnya usaha-usaha individu dalam menghasilkan adaptasi menjadi berkurang. Pada akhirnya, teori ini dan berangsur-angsur ditinggalkan.
b.      Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama-lama akan punah.
Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis.
Intinya adalah seleksi alam dan adaptasi memiliki hubungan kausalitas. Adaptasi sebagai sebab dan seleksi alam sebagai akibat.
Jika makhluk hidup tak dapat beradaptasi maka ia akan terkena seleksi alam.
4.      Kimia
a.       Pengenalan unsur dan sistem periodik unsur
b.      Energi, pengertian, macam dan contohnya
Jawaban:
a.      
Unsur kimia adalah suatu spesies atom yang memilki jumlah proton yang sama dalam inti atomnya. Sebanyak 118 unsur telah diidentifikasi, yang 94 diantaranya terjadi secara alami di bumi. Sedangkan 24 sisanya, merupakan unsur sintetis. Terdapat 80 unsur yang memiliki sekurang-kurangnya satu isotop stabil dan 38 unsur yang merupakan radionuklida yang, seiring berjalan waktu, meluruh menjadi unsur lain.
Unsur kimia menyusun materi biasa di jagat raya. Namun observasi astronomi menyarankan bahwa materi biasa yang teramati hanya menyusun 4% dari materi di alam semesta: sisanya adalah materi gelap.
Sifat unsur kimia dirangkum dalam tabel periodik, yang menyusun unsur-unsur menurut kenaikan nomor atom dalam baris “periode” yang merupakan pengulangan “secara periodik” sifat-sifat kimia dan fisika kolom-kolomnya.
b.      Energi adalah properti fisika dari suatu objek, dapat berpindah melalui interaksi fundamental, yang dapat diubah bentuknya namun tak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.
Jenis energi dibagi menjadi 3, yaitu:
-          Energi Kinetik, bagian energi yang berhubungan dengan gerakan suatu benda.
-          Energi Potensial, berlawanan dengan kinetik, energi ini adalah energi dari sebuah sistem dikarenakan gerakannya, atau gerakan internal dari partikelnya, energi potensial dari sebuah sistem adalah energi yang dihubungkan dengan konfigurasi ruang dari komponen-komponennya dan interaksi mereka satu sama lain.
-          Energi dalam, energi kinetik dihubungkan dengan gerakan molekul-molekul, dan energi potensial yang dihubungkan dengan gerakan molekul-molekul, dan energi potensial yang dihubungkan deengan getaran rotasi dan energi listrik dari atom-atom di dalam molekul. Energi ini adalah sebuah fungsi keadaan yang dapat dihitung dalam sebuah sistem
Tipe Energi
Deskripsi
Kinetik
Energi akibat gerak dari suatu objek
Potensial
Energi potensial terdiri dari banyak bentuk
Mekanik
Jumlah energi kinetik dan potensial
Gelombang mekanik
Bentuk energi mekanik akibat gerak osilasi suatu benda
Kimia
Energi yang terkandung dalam senyawa kimia
Listrik
Energi akibat medan listrik
Magnet
Radiasi
Energi akibat medan listrik
Nuklir
Energi akibat nukleon berikatan membentuk nukleus atom
Ionisasi
Energi akibat ikatan elektron ke atom atau molekul
Elastik
Energi akibat deformasi material
Gravitasi
Energi akibat medan gravitasi
Diam
Setara dengan massa diam
Termal
Energi dalam suatu sistem yang dipengaruhi suhu
Panas
Sejumlah energi termal yang berpindah (dari proses) akibat perpindahan pada arah gaya
Kerja mekanik
Sejumlah energi yang berpindah (dari proses) akibat perpindahan pada arah gaya


REFERENSI:

Comments